Senin, 11 Januari 2016

Kerap cekcok, Lorenzo-Rossi justru terbaik bagi Yamaha

Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis menyatakan bahwa memiliki dua juara dunia sekaligus dalam diri Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi merupakan kunci sukses pabrikan Garpu Tala di MotoGP meski kedua pebalap ini kerap cekcok baik di dalam maupun luar lintasan.

Dalam wawancaranya dengan Pecino GP, Jarvis mengaku dirinya tak selalu satu pikiran dengan Lorenzo
 dan kerap mengalami diskusi sengit soal kebaikan Yamaha. Meski Jarvis bertugas membuat Yamaha menjadi tim terbaik di MotoGP, ia yakin kesuksesan kedua pebalapnya juga berbanding lurus dengan nama baik Yamaha.

"Perspektif saya adalah apa yang terbaik untuk Yamaha, dan hal ini tak selalu merupakan yang terbaik untuk Jorge. Meski begitu, ia paham peran dan posisi saya di perusahaan, meski kadang keputusan saya tak sesuai keinginannya. Tapi pada saat yang sama, kesuksesan Jorge juga merupakan esensi kesuksesan Yamaha," ujarnya.

Menurut Jarvis, perspektif inilah yang dulu tak dipahami Rossi, yang terang-terangan mengaku bahwa kepindahannya ke Ducati pada tahun 2011-2012 adalah aksi ngambek karena Yamaha menggaet Lorenzo pada tahun 2008, yakni pebalap yang ia nilai sebagai salah satu rival terberatnya.

"Saya ingin pebalap kami sukses, tapi pertama-tama saya ingin Yamaha sukses. Mungkin inilah konsep yang berjalan salah di masa lampau bersama Vale. Menurut saya, yang terbaik bagi Yamaha adalah memiliki Vale dan Jorge. Vale penting, tapi Jorge juga penting. Saat itu, Vale sangat egosentris, jadi mungkin ia belum menyadari kebutuhan dan hasrat Yamaha, hingga memutuskan pergi," tutup Jarvis.

Sumber : Merdeka.com

Kim Jong Un: Uji Coba Bom Hidrogen untuk Menghadapi Amerika

Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un mengatakan tak ada satu negara pun yang bisa mengkritik negaranya melakukan uji coba bom hidrogen, bom yang lebih dahsyat dibanding bom atom. Uji coba itu adalah langkah pertahanan diri sebagai negara yang berdaulat.

Pernyataan Kim Jong Un itu dirilis kantor berita Korut KCNA seperti dilansir Reuters, Minggu (10/1/2015). Dia mengatakan, uji coba bom hidrogen sebagai langkah pertahanan diri terhadap ancaman AS dan perang nuklir. Korut memiliki hak berdaulat melakukannya tanpa dikritik oleh negara mana pun.

Uji coba bom hidrogen Rabu lalu adalah yang keempat dilakukan oleh Korut. Uji coba itu membuat marah Amerika Serikat dan China yang merasa tidak mendapat pemberitahuan sebelumnya. Meksipun demikian, pemerintah Amerika dan para pakar senjata meragukan klaim Korut bahwa uji coba itu merupakan sebuah bom hidrogen.

"Uji coba bom hidrogen DPRK (Republik Demokratik Rakyat Korea) adalah sebuah langkah membela diri mempertahankan perdamaian di Semenanjung Korea dan keamanan regional dari bahaya perang nuklir yang disebabkan oleh para imperialis pimpinan Amerika Serikat," kata Kim Jong Un.

"Ini adalah hak yang sah dari negara yang berdaulat dan tindakan adil, tidak ada seorang pun yang bisa mengkritik," sambungnya menegaskan.

Komentar Kim sejalan dengan retorika resmi Korut menyalahkan Amerika Serikat menyebarkan senjata nuklir di Semenanjung Korea. Amerika membantah menempatkan senjata nuklir di Korut, namun telah memulai perundingan untuk mengerahkan "senjata-senjata strategis" di Semenanjung Korea menyusul uji coba bom hidrogen tersebut.

Menurut sejumlah pemberitaan, senjata strategis Amerika Serikat yang dimaksud kemungkinan adalah pesawat-pesawat pembom B-2 dan B-52 yang bisa membawa peluru nuklir dan kapal selam bertenaga nuklir.

Menurut para pakar, uji coba bom hidrogen Korut yang menimbulkan guncangan 5,1 Skala Richter terlalu kecil untuk ukuran sebuah bom hidrogen. Uji coba itu sendri dilakukan sebagai tahapan menuju pertemuan umum Partai Pekerja yang berkuasa, yang pertama sejak tahun 1980.

Kim Jong Un juga mengatakan pentingnya pemilihan waktu uji coba itu di tahun kongres partai. "Ini akan menjadi titik balik bersejarah dalam menuntaskan semangat revolusioner Juche," ujar Kim Jong Un. Juche adalah ideologi Korut yang menggabungkan Marxisme dan nasionalisme ekstrem, dicetuskan oleh pendiri bangsa dan kakek Kim Jong Un, yakni Kim Il Sung.

Sumber : detik.com

Beginilah Cara Google Bikin Karyawan Betah

Perusahaan mana yang tidak ingin karyawannya setia, produktif, dan betah bekerja di kantor? Karena itulah, perusahaan yang baik dan sehat pasti berusaha menjaga iklim kerja dan semangat para karyawannya dengan memberikan tunjangan serta fasilitas terbaik bagi mereka. 

Hal ini pun dilakukan oleh perusahaan-perusahaan teknologi yang berbasis di Silicon Valley, California, AS. Salah satunya adalah Google.

Selain dikenal baik hati kepada para karyawannya, Google juga menjadi salah satu perusahaan teknologi yang paling diincar oleh para pencari kerja. Betapa tidak? Tunjangan-tunjangan serta fasilitas yang diberikan oleh perusahaan yang didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin ini mampu menjamin para karyawannya hidup senang, tenang, dan berkecukupan. Tampaknya tak ada hal lain yang perlu dikhawatirkan oleh para Googler (karyawan Google), kecuali pekerjaan mereka. 

Apa saja fasilitas yang bisa dinikmati oleh para Googler? 

Google menyediakan transportasi gratis bagi para Googler yang tinggal di sekitar Mountain View, dekat dengan lokasi Googleplex (kantor Google). Google juga menyediakan fasilitas pangkas rambut gratis di kantor bagi para karyawannya yang sibuk. Mereka tak perlu pergi ke salon sendiri dan antre untuk memangkas rambut atau poninya yang sudah mulai panjang.

Agar para Googler bisa benar-benar beristirahat di akhir pekan, Google menyediakan fasilitas laundry dan layanan dry cleaning di kantornya. Jadi, bukan hal aneh jika setiap akhir pekan para karyawan membawa pakaian kotornya ke Googleplex.

Di Googleplex, karyawan juga bisa bersantai sambil bermain ping pong, biliar, dan foosball alias table football. Meja-meja permainan ini terletak di beberapa tempat dalam gedung. Bagi para Googler yang hobi "berolahraga jempol", Google juga menyediakan perlengkapanvideo game. 

Kalau mau, karyawan Google boleh membawa hewan peliharaannya ke kantor. Akan tetapi, yang satu ini rasanya sulit jika ingin sering dilakukan karena bekerja sambil mengawasi hewan peliharaan bukan hal yang mudah dilakukan.

Seru, tetapi itu belum apa-apa. Masih banyak tunjangan dan fasilitas yang dapat dinikmati oleh para Googler. Daftarnya dilansir olehBusiness Insider dan pasti membuat Anda bermimpi untuk bekerja di sana. 

Makanan dan minuman gratis

Makan siang gratis di kantor karyawan mungkin hal yang sudah biasa di banyak kantor. Nah, di Googleplex, selain makan siang, sarapan dan makan malam pun selalu tersedia bagi karyawan. Ini karena lokasi kantor Google agak jauh dari restoran. Fasilitas yang satu ini membuat para Googler bisa menghemat waktu dan uang mereka. 

Googleplex juga dilengkapi dapur-dapur kecil yang menyediakan kopi,snack, dan minuman bagi para karyawan. Dapur-dapur itu ditempatkan berdekatan dengan ruang kerja karyawan agar Googler tak perlu pergi jauh dari mejanya untuk mengambil makanan. Intinya, perut para penghuni Googleplex dijamin selalu kenyang.

Jaminan kesehatan 

Agar karyawannya tetap bugar, Google menyediakan gym dan kolam renang di lingkungan kantornya. Tak tanggung-tanggung, kolam renang itu dijaga oleh petugas khusus untuk memastikan keselamatan para penggunanya. Karyawan Google yang tidak enak badan atau terluka saat bekerja juga bisa membuat janji dengan dokter di Googleplex. 

Meskipun bekerja di Google terlihat sangat menyenangkan, para karyawan juga punya tanggung jawab yang besar dan dituntut untuk berkinerja baik. Karena itu, pekerjaan juga bisa membuat mereka pusing. Namun, ketika sukses menyelesaikan suatu proyek dengan baik, mereka bisa menikmati bonus pijat selama 1 jam dari therapistyang disewa Google.

Aturan 80/20

Aturan Google yang satu ini sangat terkenal. Google menuntut para karyawannya untuk menghabiskan 80 persen waktu kerja di kantor untuk mengerjakan pekerjaan mereka, dan meluangkan 20 persen sisanya untuk mengerjakan proyek khusus sesuai passion mereka. Artinya, dalam waktu kerja standar selama seminggu, ada satu hari penuh yang dapat mereka gunakan untuk mengerjakan proyek di luar pekerjaan utama mereka.

Google banyak mengembangkan teknologi masa depan di Google Labs. Menurut Google, kebanyakan teknologi canggih itu justru berawal dari proyek-proyek "sampingan" para karyawan dalam program 20 persen itu.

Bertemu banyak orang pintar

Karyawan Google adalah orang-orang yang pintar. Di Googleplex, mereka juga terbiasa bertemu dan bekerja dengan orang-orang pintar lainnya, termasuk Larry Page dan Sergey Brin. Googler juga sudah terbiasa bertemu dan bekerja dengan para pemimpin, pemikir, dan seleb di industri teknologi. 

Meskipun para karyawannya sudah pintar, Google tetap mendorong mereka untuk selalu belajar. Salah satu buktinya, pintu kamar mandi dan bagian atas urinoir dalam toilet kantor mereka dihiasi berbagaipuzzle dan tips seputar coding. Rupanya para Googler juga percaya bahwa toilet merupakan salah satu tempat terbaik untuk menemukan inspirasi.

TechStop

TechStop adalah unit tech-support yang dijaga oleh para spesialis TI terbaik di Googleplex. Di sana, para karyawan yang mendapat kesulitan berhubungan dengan hardware dan software bisa meminta pertolongan. TechStop buka 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Urusan TI sepele sekalipun akan dilayani di tempat ini, termasuk ketika karyawan lupa membawa charger laptop-nya ke kantor. 

Cuti melahirkan dan punya anak

Pepatah "banyak anak banyak rezeki" tampaknya berlaku bagi para Googler. Sementara kantor-kantor lain hanya memberikan cuti melahirkan kepada para karyawan perempuan, Google juga bermurah hati memberikan cuti "menyambut anak" bagi para karyawan laki-lakinya. 

Google memberikan hadiah "libur" selama 6 minggu, dan tetap digaji, kepada Googler laki-laki yang istrinya melahirkan. Sementara itu, kepada Googler perempuan yang baru melahirkan, Google memberikan libur selama 18 minggu setelah sang anak lahir. 

Bukan itu saja. Setelah kelahiran sang anak, karyawan juga mendapatkan bonus untuk meringankan biaya-biaya membeli kebutuhan bayi. Setelah sang ibu kembali bekerja, dia bisa membawa bayinya ke kantor dan menitipkannya di fasilitas Day Care yang disediakan di Googleplex.

Tunjangan kematian

Google menjamin kesejahteraan karyawannya, bahkan sampai mereka meninggal dunia. Ketika ada Googler yang meninggal dunia, perusahaan akan mencairkan asuransi jiwa karyawan dan memberikannya kepada keluarga yang ditinggalkan. Google juga akan membayarkan setengah dari gaji karyawan tersebut kepada suami/istrinya yang ditinggalkan hingga 10 tahun ke depan. Selain itu, Google juga akan memberikan tunjangan sebesar 1.000 dollar AS yang diberikan setiap bulan kepada anak-anak almarhum. 

Jadi, siapa yang ingin bekerja di Googleplex?

Sumber : kompas.com

Turan Senang Setiap Melihat Messi Kerjai Lawan

Gelandang anyar Barcelona, Arda Turan, memuji bakat yang dimiliki rekan setimnya, Lionel Messi. Dia pun mengatakan, senang setiap melihat Messi 'mengerjai' para lawannya dengan keahlian yang dimiliki.



Turan, untuk pertama kalinya membela Barcelona di La Liga, Sabtu malam kemarin. Di laga tersebut, Barcelona menang 4-0 melawan Granada. Dan Messi tampil impresif dengan memborong tiga gol. 
"Saya tidak pernah melihat seseorang bermain seperti Messi. Dia keajaiban dari Tuhan," kata pemain asal Turki itu seperti dilansirSoccerway, Minggu 10 Januari 2016.
"Saya suka melihatnya melakukan banyak hal di atas lapangan hijau. Saya senang ketika dia melakukan nutmegs (mengolongi bola di antara dua kaki lawan) terhadap seseorang," lanjut dia.  
Turan juga berharap kehadirannya ini bisa membantu Barcelona mempertahankan gelar juara La Liga. Selain itu, dia juga ingin memenuhi kepercayaan pelatih Luis Enrique yang telah mendatangkannya, awal musim ini.
"Saya akan bekerja keras untuk menunjukkan kepada semua orang, apa alasan dia (Enrique) menginginkan saya berada di tim ini," lanjut dia. (ren)






Sumber : viva.co.id