Rabu, 23 September 2015

Ahmed Mohamed, Siswa Perakit Jam, Keluar dari Sekolah

Ahmed Mohamed, pemuda yang menjadi terkenal setelah merakit jam yang disangka bom, sore itu sedang menghadiri dan menikmati undangan Google di California. Di saat yang sama, ayahnya berkendaraan ke sekolah MacArthur di distrik ISD Irving (IISD) dan secara resmi menyatakan anaknya mengundurkan diri dari sekolah tersebut.


Dilansir dari laman Dallasnews.com, tidak hanya Ahmed yang meninggalkan sekolah di distrik tersebut. Seminggu setelah guru bahasa Inggris Ahmed melaporkan jam buatannya yang disangka bom ke polisi, adik pria dan adik perempuannya juga menarik dari sekolah lain di distrik IISD. Ayah mereka, Mohamed Elhassan Mohamed, mengungkapkan hal itu seperti dikutip dari Mirror.

"Ahmed mengatakan, 'Saya tidak ingin pergi ke MacArthur'," kata Mohamed. "Anak-anak ini tidak akan bahagia di sana." 

Mohamed mengatakan bahwa dia kini tengah berjuang dengan apa yang harus dilakukan selanjutnya. 

"Kejadian ini merobek keluarga dan membuat kami sangat bingung," kata Mohamed.

Dia tidak tahu di mana Ahmed akan melanjutkan pendidikan setelah ini, meski banyak sekolah yang telah menawarkan untuk menampungnya dan keluarga juga dilaporkan tengah dalam pembicaraan dengan Massachusetts Institute of Technology (MIT). 

Mohamed mengatakan ia akan lebih memilih untuk memberikan anak itu sedikit liburan sebelum ia memutuskan sesuatu.

Pada Rabu, 23 September 2015, seluruh keluarga berencana untuk terbang ke New York. Mohamed mengatakan pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa ingin bertemu dengan Ahmed.

Setelah itu, jika mereka bisa mendapatkan visa, Mohamed ingin mengajak Ahmed berziarah ke Mekkah, Arab Saudi. Ia berharap keluarga dapat merencanakan masa depan yang lebih baik saat berada di tanah suci.

"Saya meminta kepada Allah untuk memberikan berkat-Nya saat ini," kata Mohamed. "Setelah itu, kita akan lihat."

Dan pada akhirnya, ia mengingat salah satu undangan yang ditujukan kepada Ahmed dari tokoh paling terkenal. "Kalau kami kembali, kami akan mengunjungi Presiden Obama."


Sumber : Republika.com

Nyanyikan 'Tetap Dalam Jiwa', Isyana Anggun Dibalut Gaun Hitam


Isyana Sarasvati membuktikan jika dirinya memang pantas disebut sebagai penyanyi pendatang baru terbaik saat ini. Menjadi salah satu pengisi acara di malam puncak Anugerah Musik Indonesia 2015, gadis cantik ini sukses mengajak para penonton untuk bernyanyi bersama.

Membawakan hits miliknya yang berjudul Tetap Dalam Jiwa, Isyana Sarasvati terlihat anggun dengan balutan gaun berwarna hitam. Penampilannya pun terlihat semakin megah dengan permainan lightingyang manis.

Sesekali, Isyana juga memberikan improvisasi asyik saat menyanyikan lagu hits miliknya itu. Penampilan Isyana pun langsung disambung dengan duet dari Kunto Aji dan Intan Sukoco.
Masih banyak para musisi beken lain yang juga sudah siap untuk tampil di panggung AMI 2015. Kehadiran para musisi kondang di malam puncak ini tentunya menjadi sajian utama dari ajang penghargaan ini.
Begitu juga dengan deretan musisi yang bersaing memperebutkan gelar dalam beberapa nominasi bergengsi yang disediakan. Kemenangan tentu merupakan pembuktian dari eksistensi mereka di dunia musik selama ini.

Sumber : Kapanlagi.com

Cara mudah menghilangkan karat pada knalpot tanpa harus ribet

Knalpot adalah salah satu bagian motor yang paling mudah berkarat. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari jarang dibersihkan hingga korosi alami yang memang kerap terjadi pada beberapa merek motor.


Tentu Anda akan merasa risih melihat seluruh bagian motor sudah kinclong namun di bagian knalpot (khususnya bagian leher knalpot) berwarna coklat akibat karat. Bagaimana cara mengatasi knalpot berkarat?

Kali ini merdeka.com akan berbagi tips jitu untuk mengatasi itu. Anda harus menyediakan bahan-bahan berikut ini:
·         oli bekas
·         kuas
·         pisau tumpul
·         amplas kasar
·         cairan pembersih kloset
Setelah siap, lakukan langkah-langkah berikut ini:
1. Nyalakan motor dan panaskan mesin selama kurang lebih 10-15 menit.
2. Dalam kondisi mesin menyala dan knalpot panas, oleskan oli bekas secara merata ke bagian leher knalpot dengan kuas.
3. Diamkan dan tunggu oli menguap, lalu lakukan hal yang sama hingga 3 sampai 4 kali olesan.
4. Setelah beberapa kali olesan, matikan mesin dan mulai sayat bagian yang berkarat dengan menggunakan pisau tumpul.
5. Saat karat sudah mulai mengelupas, oleskan cairan pembersih kloset.
6. Diamkan selama 30 menit agar cairan tersebut mengikat karat.
7. Selanjutnya basuh dengan air hingga bersih.
8. Terakhir, gosok dengan amplas secara menyeluruh dan lihat hasilnya.

Itulah cara menghilangkan karat pada knalpot. Semoga bermanfaat!

Sumber : Merdeka.com

Terlalu Lama Duduk Bisa Merusak Hati

Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa duduk terlalu lama bisa memicu berbagai masalah kesehatan mulai dari obesitas, kolesterol, serangan jantung, penyakit paru hingga kanker.


Dan sekarang, ada bukti baru lagi tentang dampak dari duduk terlalu lama yaitu, meningkatkan risiko penyakit hati.

Studi yang dilakukan oleh peneliti dari Korea Selatan (Korsel) menunjukkan, duduk terlalu lama juga memicu non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD) atau penyakit hati berlemak non-alkohol.

Penelitian yang dipimpin oleh Seungho Ryu dari Kangbuk Samsung Hospital dan tim dari Sungkyunkwan University menyebutkan bahwa NAFLD adalah suatu kondisi di mana kelebihan lemak ditimbun di hati.

Dalam kasus yang parah, lanjut Seungho, bisa menyebabkan akumulasi jaringan parut dan memicu gagal hati. Kondisi ini juga sering dikaitkan dengan obesitas dan resistensi insulin.

Dalam studi tersebut, para peneliti melibatkan 139.056 perempuan dan lelaki. Mereka diminta melakukan ujian fisik di rumah sakit dan juga mengisi kuesioner.
Hasil menunjukkan mereka yang duduk lebih dari lima jam sehari memiliki peningkatan risiko NAFLD 9 persen dibandingkan dengan mereka yang duduk kurang dari lima jam sehari. Dan efek ini akan tetap kuat, meski kita berolahraga secara teratur.

Meski demikian, olahraga, kata peneliti, tetap memiliki efek positif untuk tubuh. Ini dikarenakan mereka yang kurang aktif secara fisik menunjukkan risiko NAFLD lebih tinggi dibanding mereka yang lebih aktif.
Sumber : suara.com

Tahun Depan, Perekonomian Indonesia Diprediksi Bakal Pulih

Asian Development Bank (ADB) memproyeksikan perekonomian Indonesia akan pulih pada 2016, seiring dengan menguatnya investasi dan berlanjutnya agenda reformasi pemerintah.

Dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (22/9/2015) lembaga ini memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2016 hanya berada di level 5,4 persen.
Angka ini turun dari prakiraan sebelumnya sebesar 6,0 persen. Namun angka itu mengalami kenaikan dari pertumbuhan ekonomi tahun ini yang diproyeksikan hanya di 4,9 persen.
“Tertundanya pemulihan ekonomi terutama diakibatkan oleh permintaan eksternal yang lebih lemah dari yang diperkirakan, dan karena volatilitas pasar keuangan,” kata Direktur ADB untuk Indonesia, Steven Tabor.
Menurut Tabor, pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah peningkatan belanja pemerintah yang sebelumnya sempat tertunda karena lambatnya penyaluran dana.
Selain itu, reformasi kebijakan diperkirakan akan menstimulasi investasi swasta, meskipun pemulihannya telah terhambat sejumlah faktor seperti permintaan eksternal yang lemah. Reformasi mencakup layanan satu atap bagi perizinan investasi, dan upaya mendorong investasi swasta di sejumlah proyek infrastruktur melalui kerjasama pemerintah-swasta.
Sementara itu, konsumsi rumah tangga diperkirakan akan terus berkembang. Kenaikan gaji pegawai negeri dan keringanan pajak bagi masyarakat berpenghasilan rendah diharapkan akan mendorong belanja konsumen.
“Ada risiko terhadap prospek pertumbuhan ini, yaitu dari ketidakpastian pasar keuangan dunia. Meski demikian, ketahanan Indonesia terhadap volatilitas pasar kian membaik karena nilai tukar mata uang yang lebih fleksibel, dan juga penyesuaian imbal hasil obligasi menurut nilai pasar,” ujarEdimon Ginting, Deputi Direktur ADB untuk Indonesia. (Bambang Priyo Jatmiko)

Sumber :  tribunnews.com

Seandainya Catalan Benar-benar Merdeka

Wacana kemerdekaan Catalan (Catalonia) kembali terdengar. Bahkan kini semakin menguat. Pada 27 September ini Catalan akan menyelenggarakan pilkada, lebih sebagai referendum (tak resmi) untuk memerdekakan diri dari Spanyol bersatu.

Langkah politik untuk membentuk negara otonom sudah dilakukan sejak lama. Bahkan sejak Catalan ditaklukkan oleh Spanyol pada 1714. Perjuangan warga Catalan untuk kembali lepas dari cengkeraman Spanyol bahkan pernah memicu terjadinya perang saudara pada 1930.
Demokratisasi yang semaking menguat mendorong warga Catalan kian gencar menyerukan keinginannya. Referendum tak resmi pada 9 November 2014, sekitar 80 persen warga Catalan ingin berdaulat.

Dunia memandang situasi ini tak semata-mata dengan kaca mata politik. Meski dalam konteks Spanyol dan Catalan, politik dan bola telah jadi satu sebagaimana Barcelona dan La Liga tak bisa dilepas pisah.
Ya, Barcelona. Salah satu klub terbesar di dunia sekaligus nama salah satu provinsi di Catalan selain Girona, Lleida dan Tarragona. Sebagaimana popularitasnya sebagai kota terbesar kedua di Spanyol bahkan menjadi salah satu daerah metropolitan di Eropa, Barcelona pun telah mendunia dengan segudang prestasi dan pesonanya. Namun kemerdekaan Catalan terancam menguburkan pesona dan daya magis tersebut.
Terdepak atau meredup
Bila saja Catalan merdeka maka sudah dipastikan Barcelona terdepak dari La Liga. Nama besar kompetisi tertinggi di sepakbola Spanyol itu akan kehilangan kontestan yang telah menjadi salah satu ikon kompetisi dan 23 kali tampil sebagai yang terbaik.
Presiden Liga Spanyol Javier Tebas dan menteri olahraga negara Miguel Cardenal telah mengisyaratkan hal itu. Barcelona, juga klub Catalan lainnya seperti Espanyol tak ambil bagian di pentas La Liga.  
Konsekuensinya, Tebas dan Cardenal memprediksi La Liga akan terpecah. Barca sendiri akan berhenti menjadi kekuatan utama dalam sepakbola Eropa baik dari segi pendapatan (pemasukan dari televisi menurun) maupun kualitas tim karena rivalitas melemah bahkan hilang sama sekali.
Namun bukan tidak mungkin Barcelona masih tetap bisa mengibarkan panji-panjinya. Namun riwayatnya akan seperti Ajax, Celtic atau Standard Liege.
“FC Barcelona tidak akan mampu untuk melanjutkan bersaing di Liga Spanyol. Ini masuk akal untuk berpikir bahwa jika Catalonia merdeka, klub bisa meminta untuk didaftarkan oleh federasi Spanyol,"ungkap Cardenal.
“Aspirasi olahraga dari klub Catalan akan berbeda. Barca, misalnya, akan menjadi tim seperti Ajax, Celtic atau Standard Liege dan akan melakukan dengan baik untuk sampai ke perempat final Liga Champions. Ini bukan argumen berdasarkan keresahan tetapi pada kenyataannya,"lanjutnya.
Nasib El Clasico, Messi vs Ronaldo

Kehadiran Barcelona di pentas La Liga telah memberi warna tersendiri. Terutama dalam persaingannya dengan raksasa ibu kota Real Madrid. Pertemuan kedua tim besar ini menyertakan banyak hal. Tak hanya kompetisi antara dua raja. Tetapi juga prestise dan persaingan antar wilayah.
Laga El Clasico telah dipandang sebagai persaingan antara dua daerah saingan di Spanyol yakni Catalan dan Castile. Rivalitas dua wilayah ini selalu menimbulkan ketegangan budaya dan politik. Pernah ada titik kelam dalam lembaran sejarah Spanyol ketika warga kedua wilayah itu berperang, apa yang disebut sebagai perang saudara. Hingga kini warga Catalan akan selalu melihat Real Madrid sebagai cermin sentralisme dan dominasi Castile.
Tak heran saat kedua tim bertemu di lapangan hijau, serasa seperti ‘pertempuran’ antara dua wilayah, dan ‘peperangan’ antarmasyarakat kedua wilayah. Tensi tinggi pasti terjadi, belum lagi intrik dan kontroversi. Di tribun penonton garis batas terlihat jelas, mana suporter Madrid dan mana fans Barcelona. Penonton dunia disuguhkan koreografi memikat antar kedua kubu, selain persaingan para pemain di lapangan. El Clasico selalu menarik perhatian dunia, bahkan menjadi salah satu pertandingan dengan jumlah penonton terbanyak.
Di luar lapangan persaingan pun tak kalah hebat. Perpindahan Alfredo di Stefano dari Barcelona menuju Real Madrid menimbulkan kegemparan. Hingga kini jarang ditemukan pemain dari kedua klub saling bertukar tempat. Bursa transfer Spanyol seperti memiliki pengecualian di mana ada pintu tertutup bagi Barcelona dan Madrid untuk saling bertukar pemain.
Ketika Gerard Pique melancarkan kritik terkait pesta ulang tahun ke-30 megabintang Madrid Cristiano Ronaldo, secepat kilat ia mendapat reaksi keras dari fans Madrid. Saat membela timnas Spanyol sekalipun, Pique tetap dilihat sebagai pemain Barcelona, bahkan lebih dari itu seorang Catalan.
Entah apa yang terjadi jika Barcelona benar-benar terdepak dari La Liga. Tak hanya El Clasico yang hilang, rivalitas para pemain di kedua kubu pun setali tiga uang. Terlebih lagi antara Lionel Messi dan Ronaldo, dua pemain terbaik sejagad yang tak pernah berhenti berburu gelar dan mengukir rekor.
Monopoli
Kehadiran Barcelona membuat La Liga tak semata didominasi Real Madrid. Apa yang terjadi jika La Liga tanpa Barcelona? Tentu Madrid akan semakin menunjukkan kedigdayaannya. Satu-satunya lawan yang diperhitungkan hanyalah rival sekota, Atletico Madrid.
Hal serupa akan terjadi di Catalan. Sebagai satu-satunya saingan di La Liga, Espanyol bukanlah lawan yang sepadan. Madrid akan memonopoli La Liga dan Barcelona akan menjadi penguasa tunggal Catalan. Konstetasi bisa berubah jika muncul tim-tim lain yang siap belanja besar-besaran untuk membangun tim. Atau jika Barcelona disambut ke kompetisi lain, seperti Ligue 1 misalnya.
Lebih dari itu di level timnas bagaimana jadinya komposisi skuad? Bukan rahasia lagi persaingan wilayah sudah merasuk hingga ke level timnas. Selain Catalan, wilayah lainnya seperti Basque juga memiliki klub-klub lokal yang tak pernah absen mencetak pemain bintang bagi timnas La Furia Roja. Tak hanya duo Madrid, Barcelona, Atletico Bilbao, Osasuna dan Real Sociedad pun tak pernah absen mengirim pemain ke level timnas.
Publik tentu masih ingat peristiwa miris pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Semua pemain Spanyol yang berlaga sejak pertandingan pertama hingga semifinal tak satu pun yang menyanyikan lagu kebangsaan Spanyol La Marcha Real.
Bagaimana jadinya timnas Spanyol jika tanpa para pemain Catalan? Pemain sekelas Xavi Hernandez, Sergio Busquets, Cesc Fabregas, Jordi Alba, Gerard Pique, Kiko Casilla, Cristian Tello, Bojan Krkic, Gerard Deulofeu, Marc Muniesa, Andreu Fontas bahkan pelatih beken Pep Guardiola merupakan orang Catalan.
Dilema Barcelona
Barcelona tak hanya menjadi sebuah klub sepakbola tetapi juga medium pergerakan. Stadion Nou Camp telah menjadi panggung bagi para pendukung Catalan untuk menyuarakan sikap.
Saat laga kandang terjadi, stadion megah tersebut menjadi ruang aktualisasi kaum pro kemerdekaan. Spanduk Catalan is Not Spain,bahkan hingga bendera kemerdekaan Catalan dikibarkan. Setiap menit ke-17 dan detik ke-14 di setiap babak fans Barcelona akan meneriakan kata merdeka. Menit tersebut menjadi penanda tahun 1714 saat Catalonia ditaklukkan Spanyol.
Berbeda dengan Espanyol yang dikenal sedikit berpihak pada pemerintah pusat, Barcelona menyediakan ruang yang lebih bagi rakyat Catalan untuk bersikap. Pada masa kediktatoran Miguel Primo de Rivera (1923-1930) dan terutama Francisco Franco (1939-1975), para pendukung kemerdekaan dan penentang rezim berkuasa akan beramai-ramai bergabung dengan Barcelona sebagai cara aman untuk menggelorakan aspirasi. Saat itu Barcelona mendapat privilese lantaran kedekatan manajemen kluba dengan penguasa. Tak heran hingga kini Barcelona menjadi simbol pergerakan. Barcelona itu “lebih dari sebuah klub’ (Mes que un club) bagi rakyat Catalan.
Meski demikian seruan rakyat Catalan bertolak belakang dengan kehendak manajemen. Sebagian besar jajaran Blaugrana menentang kemerdekaan Catalan meski sang presiden Josep Maria Bartomeu telah menandatangani pakta untuk mendukung referendum.
Namun seruan kemerdekaan ini tampaknya akan terus bergelora. Tak kurang dari 1,4 juta fans Barcelona saat ini merupakan kaum pro kemerdekaan.
Secara legal hokum Konstitusi Spanyol tak membenarkan pemisahan karena akan terhalang oleh keinginan masyarakat Spanyol lainnya. Namun bukan tidak mungkin segala sesuatu bisa saja terjadi seperti telah terjadi di banyak negara di dunia, termasuk di tanah air Indonesia

Sumber : Kompasiana.com

e-Commerce Meledak, Kurban Online Marak

Di tengah booming e-commerce di Indonesia, hampir semua barang bisa dibeli secara online, tak terkecuali hewan kurban. Salah satunya adalah Tokopedia yang bekerja sama dengan Dompet Dhuafa dan Rumah Zakat untuk menggelar program Kurban via Tokopedia.

Program ini memungkinkan seluruh masyarakat Indonesia berkurban melalui dunia online. “Kami ingin mengajak masyarakat berbagi kepada sesama yang membutuhkan dengan berkurban melalui Tokopedia,” ujar Siti Fauziah, PR Executive Tokopedia dalam keterangan yang diterima detikINET.

Kurban online lewat Tokopedia ini terbagi menjadi dua, melalui Dompet Dhuafa dan Rumah Zakat. Keduanya sama-sama menyediakan hewan kurban kambing dan sapi. Bedanya, Rumah Zakat menawarkan pilihan hewan kurban ke-3, yaitu 1/7 sapi. 



Nama program yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa adalah Tebar Hewan Kurban (THK). Setiap hewan kurban yang dibeli melalui Tokopedia akan didistribusikan ke daerah kantong-kantong kemiskinan di seluruh pelosok Indonesia. Sebagai ucapan terima kasih, pembeli yang berpartisipasi dalam program ini akan mendapatkan merchandise eksklusif dari Tokopedia.

Ada juga Superqurban, yang merupakan program dari Rumah Zakat. Seperti disebut di atas, ada tiga pilihan kurban, yaitu kambing, 1/7 sapi dan sapi utuh.

Seluruh hewan kurban yang dibeli oleh pengguna Tokopedia nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan dalam bentuk kornet daging kurban yang sudah diproses secara higienis dan tahan hingga tiga tahun.

“Selain merchandise eksklusif dari Tokopedia, Toppers (pengguna Tokopedia-red.) yang berkurban melalui Rumah Zakat juga akan menerima enam kaleng kaleng kornet Superqurban sebagai bentuk ucapan terima kasih, ujar Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa Yuli Pujihardi.

Asyiknya, pengguna yang berkurban melalui Tokopedia tidak akan dikenakan ongkos kirim. “Ongkos kirim yang pembeli bayarkan akan otomatis dikembalikan ke Saldo Tokopedia pembeli yang bersangkutan,” tutup Puji.

Sumber : detik.com